Tampilkan postingan dengan label rahasia dapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rahasia dapur. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2015

Mencoba Ilmu Baru





Setelah membaca ilmu dought yang sudah saya post sebelumnya, langsung deh saya pengen banget praktek. Praktek kali ini sih di bilang berhasil banget gak ya, soalnya bahan2nya kurang di rumah tapi tetep maksain bikin. Kali ini bikin roti tawar aja, sekalian buat sarapan besok pagi. Tepung yang saya pakai aja cuma tepung serbaguna, harusnya protein tinggi biar lebih bagus seratnya. Next saya akan beli2 bahannya baru buat lagi. Soalnya kali ini rotinya jd kurang bagus, karena kurang penuh..

Untuk resep tawarnya saya ambil dari mbak Ricky Ordinary Kitchen. Jangan ketawain bentuknya ya, beda banget ama punya mbak Ricky. Cuma ya setidaknya saya sudah mencoba tips yang saya bagikan. dan memang lebih bagus hasilnya. Karena selama ini saya belum bisa bikin roti yang bagus.. :).

Tetep dengan alat seadanya di rumah, untuk meja gilasan dought aja cuma pakai loyang standart 'Otang' di balik dan dikasih tepung. Minimalis banget deh.. Belum ada kepikiran beli alas untuk roti (suatu saat nanti pengen beli juga sih..).

Untuk resepnya langsung masuk ke link

http://ricke-ordinarykitchen.blogspot.com/2013/03/roti-tawar-loaf-breadwhite-sandwich.html

ini aja ya.. Soalnya bentuknya belum bagus juga.. Malu kalau share resep hahaha....

Smangat.. Penting coba.. Practice make perfect!!

Selasa, 31 Maret 2015

Tips Dought atau Perotian



Hari ini kejatuhan 'durian runtuh' alias ilmu dari group NCC. Tepatnya dari mbak ai. Sharenya mbak Ai saya copy pastekan di sini, tujuannya biar tidak hilang dan lupa. Soalnay ini bermanfaat sekali buat saya, dan semoga juga bermanfaat bagi para pembaca :). 

Makasih ya mbak Ai buat share ilmunya yang bagus banget.. Akan saya coba terapkan dalam pembuatan roti di rumah. Selama ini malas bikin roti karena susah sekali mulus, Tapi dengan adanya ilmu dari mbak Ai ini jadi semanagt lagi. ^_^

Monggo di simak..

Tips Dought Atau Perotian
Sumber : Ai Distyleshop II

"Selamat siang ^^ Berhubung ga ada kerjaan dan berhubung masih inget, ya sudah sharing lagi tentang Adonan Roti (Pizza, Donat, Bapao).
Kebetulan ada contoh gambarnya dari Google. Bisa diperhatikan baik baik ya, itu Dough (adonan) nya Bulat dan permukaan Mulus (rata) smile emoticon
Dalam tahap pembuatan adonan proses itu namanya Rounding.
Ini ga wajib sih untuk yang cuma hobby coba coba membuat roti. Tapi untuk seorang calon Baker wajib bisa kata Chef ku dikampus smile emoticon
Kalau di pabrik industri besar biasanya mereka menggunakan mesin khusus untuk proses Rounding ini. Kita yang belum punya mesin nya bisa kok belajar Rounding sendiri, banyak caranya di Youtube. Silahkan di lihat nanti smile emoticon
Di kampus setiap kita selesai proses Mixing, adonan harus di rest (di istirahatakan).Resting nya hanya 10 menit. Tujuan nya supaya saat proses Moulding (pembentukan adonan), adonan mudah dibentuk Tidak terlalu lentur.
Nah saat akan resting, sebaiknya adonan harus dibulatkan dulu (rounding). Setelah resting 10 menit, adonan mulai dibentuk. Ada beberapa yang harus di ingat, silahkan dicatat kalau mau :
1. Meja kerja / alas yang akan digunakan untuk membentuk adonan sebaiknya di oles sedikit dengan white margarin. Supaya adonan tidak lengket di meja kerja.
2. Siapkan timbangan dan Pisau roti (boleh pakai scrapper atau pisau biasa). Tujuan nya supaya kita bisa membentuk roti dengan berat dan ukuran yang sama. (ini penting kalau untuk jualan).
Ketika akan menimbang adonan JANGAN menarik adonan supaya putus. GUNAKAN Pisau untuk memotong / membagi adonan yang akan ditimbang. Jika kita menarik adonan maka Gluten dalam adonan tersebut bisa rusak. Slalu gunakan alat untuk memotong.
3. Setelah di timbang dan dibagi sama rata, adonan di rounding (dibulatkan). Bulatkan sampai mulus permukaan nya. Setelah mulus, balik kan adonan, permukaan yang mulus ada di bawah. Permukaan yang tidak rata ada di atas, nah permukaan yang tidak rata itu lah yang di Gilas / di Roll. lalu bentuk sesuka hati.
Di tahap ini jika yang mengerjakan hanya 1 orang tolong diperhatikan baik baik saat tahap rounding (membulatkan adonan).
Jika kita membulatkan adonan dulu sampai habis maka adonan yang sudah di bulatkan ‪#‎harus‬ ditata sesuai urutan. Misal aja kita menata adonan dari kiri ke kanan, yang sudah selesai di rounding ya ditaruh di urutan pertama. begitu seterusnya. Dan kalau sudah selesai, yang di bentuk / di gilas pertama adalah adonan yang paling pertama di rounding. Kerjakan sesuai urutan, Ini gunanya untuk menghindari yang namanya under proofing maupun Over proofing.
4. Setelah proses pembentukan adonan selesai silahkan di poles langsung permukaan nya. Bisa dipoles dengan kuning telor atau susu evaporasi. (Untuk roti kategori French Bread seperti Baquette, permukaan nya tidak perlu di oles kuning telur. Karna sebelum di oven permukaan nya harus di beri percikan air supaya keras dan krispi).
Saat memoles adonan usaha jangan sampai mengenai permukaan bawah adonan, nanti gosong hitam ketika di oven.
Setelah semua donan di poles silahkan proofing sesuai waktu yang ditentukan.
Adonan yang sudah siap di oven ciri nya ketika loyang di gerakkan makan adonan akan ikut sedikit bergerak. Karena volume adonan lebih ringan dibanding sebeumnya.
Yang mau memberi topping juga bisa di tambahkan topping nya sebelum masuk oven.
5. Setelah selesai di oven bisa langsung pindahkan roti ke rak pendingin atau loyang lain yang tidak dipakai buat mengoven. Jangan dibiarkan roti diatas loyang panas, karna proses pematangan akan terus berlanjut. Nanti gosong bagian bawah roti. (yang ragu ragu soal matang tidak nya roti tersebut bisa cek bagian bawah roti. Roti yang sudah matang biasanya bagian bawah nya berwarna kecoklatan).
6. Pengemasan.
Jika roti akan dikemas sebaiknya tunggu sampai dingin supaya tidak cepat berjamur.
Jika ingin menyimpan roti, simpan di wadah tertutup. Supaya tidak kering terkena udara disekitar nya."

adonan dought

Sumber gambar : Ai Distyleshop II

Selamat mencoba..

Selasa, 05 Februari 2013

Tips Muffin

Copas dari milis yang memberikan artikel ini. Thank you mbak Riana yangs udah tulis panjang2 soal muffin dan dengan menggunakan tips and trik di bawah ini muffin pertamaku suksess.. Thank you Mbak Ri ^_^



Muffinku Tinggi Menjulang!

:: Penulis : Riana Ambarsari




Muffin bukan cupcake, tapi quick bread, aliyas Roti Cepat (Roti Tanpa Ragi). Teksturnya agak padat tapi tetap empuk, agak kenyal seperti pancake, yang nota bene juga termasuk golongan quick bread.

Gimana caranya bikin muffin yang tinggi menjulang seperti gunung, berpayung cantik seperti jamur? Gak susah, jika kita memahami  jurus-jurus kunci menaklukkan muffin, pake resep apapun Insya Allah sukses.

Tidak Perlu Bingung dengan Metode yang Berbeda-beda

Ada dua jenis metode yang saya tahu: cara klasik, dan cara Ruri (hi, Rur :) ).

Cara klasik: bahan basah dituang ke bahan kering, aduk perlahan seperlunya saja (hanya sampai adonan basah).

Cara Ruri: Mentega dan air dipanaskan dan dituang ke campuran tepung dalam keadaan panas sambil dimikser. Telur masuk belakangan. (Foto adonannya ada di sini)

Kedua metode ini sama-sama memuaskan hasilnya, hanya beda sedikit di tekstur. Cara klasik menghasilkan muffin yang lebih crumbly, cara Ruri menghasilkan muffin yang lebih spongy.

Lebih enak yang mana? Tergantung selera lah ya..

The dynamic duo: pengembang dan suhu oven

Dua hal ini penting dalam menciptakan gunungan muffin yang cantik itu. Karena itu pastikan pengembang dalam keadaan segar dan bekerja dengan baik (baking powder dan soda kue), dan oven anda harus cukup panas untuk bisa bekerja bersama pengembang. Panaskan oven pada panas tinggi (200 s/d 220 derajat Celcius) selama 15 menit sebelum mulai memanggang. Suhu bisa disesuaikan lagi setelah muffin masuk ke oven nanti.

Jika menggunakan oven listrik, gunakan api atas dan api bawah bersama-sama. Hal ini penting, karena salah satu sebab mengapa muffin terkadang tidak mau menggunung adalah karena ruang di bagian atas muffin tidak sepanas suhu di bagian bawahnya. Karena itu, pastikan oven rata panasnya.

Tidak pakai bantingan

Loyang tidak perlu dibanting. Jika pada sponge cake loyang perlu dibanting sebelum masuk ke oven (untuk mengeluarkan udara berlebih dan meratakan udara dalam adonan), tidak demikian halnya dengan muffin. Adonan muffin tidak memerlukan banting-membanting, ia bahkan gak suka dibanting! Bahkan sebaliknya, adonan perlu menggunung di tengah.

Tumpuk adonan di tengah

Cara paling cepat dan gampang melakukan ini adalah menggunakan plastik segitiga (piping bag), atau kalau tidak ada, anda bisa menggunakan sekop es krim atau dua buah sendok (thanks, Liz). Jatuhkan adonan di tengah lubang cetakan dan biarkan adonan menyebar sendiri. Adonan yang dibuat dengan cara klasik akan mudah menggunung di tengah, sementara adonan yang dibuat dengan cara Ruri akan segera menyebar rata. Ini wajar, gak usah khawatir. Selama kita tetap menuangnya di tengah lubang, muffinnya akan cantik kok.

Isi cetakan sampai penuh, atau minimal 3/4 penuh

Muffin membutuhkan semua adonannya untuk naik tinggi. Jangan takut adonan akan tumpah. Jika oven anda cukup panas, adonan di pinggir lubang akan sudah matang dan mengeras dan menjadi pagar yang kokoh ketika bagian tengah adonan mulai naik, memaksa adonan untuk menerobos ke atas, dan bukan ke pinggir. Bahkan, jika anda punya sisa adonan, misalnya kira-kira 1 cangkir lagi, gunakan untuk menambah sedikit adonan ke dalam masing-masing lubang. Sekali lagi, jatuhkan adonan di tengah lubang.

Duh, panasnya!

Pada saat mencapai tahap ini, oven seharusnya sudah betul-betul sangat panas, baik bagian atas maupun bawah. Nah, sekarang letakkan loyang di bagian tengah oven dan pasang suhu oven sesuai resep. Ingat aturan dasar ini: semakin kecil muffin, semakin cepat waktu memanggangnya, karena itu suhu harus semakin tinggi. Semakin besar muffin, semakin lama waktu memanggangnya, karena itu suhu harus semakin rendah. Angka keramat saya adalah 200 derajat Celcius selama 15 menit untuk muffin kecil, dan 180 derajat Celcius selama 20 menit untuk muffin besar. Kenali oven dengan baik, sehingga kita tau apa yang harus dilakukan.

Lihat dia naik

Periksa muffin kira-kira 2-3 menit sebelum waktu selesai dan saksikan dia naik tinggi, tinggi sekali! Keluarkan dari oven, lakukan tes tusuk. Jangan terlalu lama memanggang, muffin akan kering teksturnya. Biarkan sebentar di atas rak sampai cukup hangat untuk dikeluarkan dari loyang. Dinginkan muffin di atas rak.

Jika ingin disimpan, bungkus rapat masing-masing muffin dengan plastik lengket supaya tetap fresh, atau dalam wadah kedap udara lainnya (kantong ziploc will do). Tahan 2-3 hari di suhu ruang, 2-3 bulan di dalam freezer. Hangatkan dalam oven atau kukusan (atau magic jar) sebelum dihidangkan kembali. Sebaiknya tidak menyimpan muffin dalam kulkas, karena akan cenderung mengeras dan kering teksturnya

Senin, 31 Desember 2012

Refrensi BM and Mantau pandan - coklat

Mantau pertama untuk rayen breadmaker pertama hehehe....

Hadiah natal yang luar biasa, hasil dari doa dan kesabaran ternyata berbuah manis :)

Tidak kusangka di akhir tahun 2013 saya  mendapatkan sebuah BM (Bread Maker) yang selama ini setiap kali saya ke Ace Hardware pasti saya ke sana menengoknya. Tiba2 kemarin sabtu 29 Des 2012 ada midnight sale dan suami ajak ke sana karena butuh beli barang. Tertariklah naluri saya untuk menngok barang yang saya ingini itu. Ternyata di price nya tertulis 30%. Artinya diskon 30%. MAsih antara bengong, takut dan pengen banget. Akhirnya beranikan diri crita ke suami dan langsung suami bilang "yuks beli aja". Pengen loncat2 di tempat, pengen sujud langsung ke BABE J. Many thank juga buat cik Ruth yang sudah semangatin aku, karena waktu itu kita sama2 pengen. Tapi harga masih tinggi, lalu aku liatin cik Ruth harganya, ternyata di kotanya sana (Balikpapan) diskon BM nya, jadi dia tidak jadi beli di sini ^_^. Lalu aku bilang kau juga pengen cik, kata cik Ruth berdoa, minta pake lutut. Langsung aku praktekan. Sudah lewat mungkin ada 1-2 bulan masih belum ada jawaban. Tapi Tuhan mmg baik banget sebelum 2012 berakhir BM sudah di tanganku dengan harga special ^_^.

Ndak pernah menyangka bakal ada BM di rumah lho... benar2 kejutan.. dan saya merasakan setiap kehidupan kami terutama setelah saya menikah penuh dengan kejutan2 manis / asam dari Tuhan yang pada akhirnya manis smua ^_^.

PAda akhirnya saya coba hari ini buat mantau pake BM baru :). Walaupun belum nyoba oven di dalam BM itu, tapi puas banegt ama hasil nguleninya. Terutama karena tangan gak pegel nguleni 1/2 kg tepung :)

Kapan2 mau coba oven roti di dalam BM nya sekalian.

Kalau soal listriknya sih tertera di kardus 450W. Tapi liat2 paman google bisa sampai 950W (sepertinya waktu ngoven).

Okey ndak panjang2 ini dia fotonya.

MAntaunya enak ^_^ apalagi kalau makannya di colek pake genache coklat/ pakai susu skm. Atau pakai lauk juga enak.

Ini gambar BM nya. Merk nya Kris

Ini mantaunya, mantau pandan-coklat

Mantau ini makanan dari China, breadnya China gitulah. Kalau di spm suka ada jual yg frozen tinggal di kukus saja. 

Kalau suka buat roti atau mau jualan roti BM ini cocok, sekali ngadon bisa sampai 1.5 kg.

Selasa, 30 Oktober 2012

Cara Carving cake Toilet

Nah.... hari ini dapat orderan roti ter-ekstrim selama bakulan :p

Karena sangking ekstrimnya jadi semangat buatnya dan segera masukin blog, biar kalau mau buat lagi atau ada teman2 pengen buat bisa nyontek :p

Senagaja nih cake sesuai permintaan customer kotak aja.

Step by stepnya :

1. Baking cake ukuran 20x30cm (kemarin saya pakai brownies kukus NCC yang mudah di carving dengan loyang 20x20x5cm dan 20x10x5 cm agar bisa jadi panjang). Baking 2x untuk 2 layer (menghasilkan layer 10cman. Per layer saya kasih selai bluberry.

2. Print gambar yang toilet jongkok, ambil tengahnya saja. Taruh diatas cake dan di tusuk pake tusuk gigi agar tidak lepas. lalu potong pakai pisau kecil melengkung ke dalam.




3. Oles cake dengan butter cream tipis untuk menghindari remahnya membuat cake jelek. Setelah di oles butter cream tipis masukan kulkas dulu biar set.


4. Setelah 15menitan di kulkas, keluarkan dan siap di carving butter cream tebal. gunakan piping bag untuk mengcovernya agar bisa menjadi cukup tebal (metode ini bisa digunakan untuk mengcover semua cake).


5. Ratakan butter cream tadi dengan spatula dan air panas (spatula di celup ke air panas lalu di keringkan dengan serbet bersih untuk memoles cake). Lalu bekukan lagi di kulkas 30 menit.



6. Buat jelly kemarin saya pakai jelly konyaku merk swallow di masak dengan air 700ml dan gula 100grm. Agar2 ini cukup bening jadi cocok karena dalamnya bisa terlihat.

7. Tuang agar2 sedikit dulu ke dalam lubang cakem, lalu beri nama dari fondant dan remaahan2 roti serta fondant bentuk kotoran warna abu di lumuri remahan roti warna coklat. plus sedikit butter cream merah untuk mengesankan darah. Warna coklat di pinggir2nya dapat dari remahan roti yang di tabur saja.


8. Setelah selesai jelynya agak set, boleh di dekor lagi. Saya beri tulisan "TOTO" pakai fondat abu dan garis2 yang menunjukan tempat pijakan kaki. Serta di tambahkan kotoran di atas nya untuk mengesankan (maaf) "cepret2".


9. Setelah itu karena customer minta di beri kesan hijau maka saya pakai pewarna hijau diberi sedikit air lalu pakai sikat gigi dan tusuk gigi saya brush kan di atas roti nya. Caranya sikat gigi di celup ke air hijau lalu pakai tusuk gigi di gesek2 agar airnya nyiprat2 (bingung bahasanya, semoga ngerti ya). Plus atasnya ku siram meisies dikit2 kesan kotor.



10. Lalu samping2nya aku kasih butter cream coklat acak, sebenarnya untuk kesan bocor tapi belum dapat ya :(

11. Finishingnya aku kasih list di lubangnya pake butter cream hitam dan cup cake oles butter cream plus di ratakan dengan remah roti and atasnya kasih rumput butter cream hijau. Angka 26 aku pakai fondant tapi karena aku buatnya dadakan jadi belum keras. padahal dalamnya sudah aku tusuk2 pake spageti. 




Selamat mencobaaa.....

GBU all..
Semoga berhasil ya...









Senin, 29 Oktober 2012

Cara Meng carving cake

Teman, saya yang masih pemula ini juga mau sedikit berbagi pengalaman saja untuk mengcarving cake. Ternyata mengcarving cake itu tidak sulit lho. Saya belajar banyak dari member2 di milis NCC yang tidak pernah pelit berbagi ilmu.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu dapat orderan cake rainbow bentuk bintang. Daripada saya harus beli loyang bintang lebih baik saya carving saja. Cukup menghemat juga sih ;)

Ini step2nya ya :


1. Print gambar bintang yang mau di pakai


2. Potong sesuai lekuk gambar dengan pisau roti bergerigi. Sebelumnya jangan lupa gambar di tusuk menggunakan tusuk gigi terlebih dahulu, agar gambar tidak geser2)


3. Setelah di potong semuanya rapikan dan oles Butter cream lalu hias sesuai selera


4. Hasilnya setelah di hias



Merasa repot? tidak kan... Kalau tidak punya waktu untuk membuat silahkan pesan di dapoerVina. Kami selalu menjaga kualitas bahan, tanpa pengawet dan pemanis buatan.

Untuk pemesanan silahkan klik di sini .




Jumat, 14 September 2012

Rahasia Dapur "Bolu Kukus"

Ini share pertamaku di judul "Rahasia Dapur" di halaman judul ini aku akan memberikan banyak cerita dan berbagi rahasia pada saudara-saudara semua soal dapur. Walaupun dapurku masih imoet dan kecil , tapi aku mencoba berbagi ilmu dengan teman2 semua. Agar apa yang sudah aku dapatkan pelajaran berharga dari dapurku gak keluar dan hilang dengan sia2 :)

Okay masuk ke pokoknya ya setelah intermezo sekian panjang hehehehe...

Trips and Trick agar bolu kukus gak kena kutuk, alais gak mekar :

1. Api kukusan harus super besar *kalau saya api paling besar*, agar uapnya banyak


2. Jangan memasukan banyak2 adonan bolu kukus dalam panci. Pengalaman di kukusan biasa merk Djawa 30cm *bukan salesnya ya, hanya pengalaman aja*, saya isi maksimal 8 adonan (cetakan sedang)

3. Adonan harus benar2 kental berjejak, gunakan metode spong cake --> telur dan gula dan pengembang di aduk sampe kental berjejak baru kemudian tepung dan sprite nya.

4. Sprite yang digunakan lebih baik masih dalam kondisi baru (belum di buka, jadi sodanya masih belum keluar). Lebih baik beli yang botol kaca eceran itu.

5 Isi adonan penuh sampai atas, agar mekarnya bsia sempurna.

6. Setelah bolu kukus keluar darui kukusan, diamkan sebentar sampai dingin lalu segera bungkus rapat, agar tidak kering.

Sekian untuk informasi bolu kukus, nanti akan saya lanjutkan dengan rahasia dapur yang lainnya. Terus ikutin blog saya untuk mendapatkan rahasi2 dan resep2 dapurku ;)